Nyepi: Dari Hindu untuk yang Hidup

March 11, 2019

Jika tahun lalu layanan internet di pulau Bali sudah mulai dimatikan, tahun ini giliran ATM (Anjungan Tunai Mandiri) mulai ikut berhenti beroperasi di hari raya Nyepi. Berbeda dengan perayaan tahun baru lainnya, tahun baru Saka terkenal dengan Catur Brata Penyepiannya—yaitu amati geni (tidak menyalakan api), amati lelungan (tidak berpergian), amati karya (tidak beraktifitas), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Tidak ada hingar bingar, pawai kendaraan, apalagi kembang api.

Di saat tahun baru lainnya sibuk dengan berbagai kegiatan, tahun baru Hindu justru tanpa kesibukan. Ada yang mengartikan Hari Raya Nyepi sebagai waktu untuk relaksasi total dan kontemplasi, ada juga yang mengaggapnya sebagai momen untuk ibu pertiwi—khususnya pulau Bali—beristirahat setelah berkutat dengan manusia selama 364 hari.

 

Keheningan di segala penjuru pulau Dewata tersebut mungkin sudah banyak diketahui khalayak. Namun, apa dampak lain yang ditimbulkan dari upacara setahun sekali ini.

 

Hemat Energi

Kontribusi terhadap penghematan sumber daya mencapai angka yang tinggi. Pada Hari Nyepi, Bali menghemat listrik sebesar 60% dari biasanya. Kalau dirupiahkan, penghematan ini berjumlah sekitar 4 miliar atau sekitar 290 megawatt.

 

Selain itu, Bali juga menghemat bahan bakar solar kurang lebih 500.000 liter atau sebesar 3 miliar. Hal ini dikarenakan adanya pengistirahatan 2 pembangkit listrik di Bali, yakni PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap), Pemaron, dan PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) Gilimanuk.

 

Langit Bertabur Bintang

 

Polusi yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor dan industri tak lagi ada di hari itu. Ini manjadikan langit malam terlihat jelas sehingga bintang-bintang bertaburan di malam harinya.

 

Kendaraan memang tidak boleh digunakan tetapi untuk keadaan darurat seperti ambulans dan kepolisian tetap diperbolehkan—hanya saja ambulans dilarang untuk menyalakan bunyi sirenenya.

Tidak hanya perayaan semata, Hari raya umat Hindu ternyata juga memberi dampak positif yang besar bagi kita semua.

 

Segenap keluarga besar PT Conbloc Internusa mengucapkan Selamat hari raya Nyepi. Ngaturang rahajeng Nyepi Tahun Saka 1941. Om Swastiastu.

 

 

 

Please reload

Featured Posts

Batu Alam "Lentur" Ramah Lingkungan

July 12, 2016

1/3
Please reload

Recent Posts

April 30, 2018